Newsflash

Main Menu

Home

HAPPYLAND

Sekolah Minggu

Camp Anak

Training On Line

Training On Line

Statistics

Members: 1896
News: 428
Web Links: 5
Visitors: 558611
22 February 2012
Home arrow Kelas Balita arrow Materi arrow Allah Pencipta (4 bahan cerita)
Allah Pencipta (4 bahan cerita) PDF Print E-mail
User Rating: / 1
PoorBest 
Written by Meilania   
Sunday, 09 December 2007

 

Tujuan:

 

Anak mengetahui bahwa Tuhan adalah pencipta alam semesta dan seluruh isinya

Anak mengerti bahwa Tuhan menyediakan makanan bagi manusia (sayur, buah, daging)

Anak menyadari bahwa mereka dapat membantu Tuhan memelihara ciptaanNya

Anak memahami bahwa mereka harus mengasihi dan menghormati orang-orang yang Tuhan tempatkan di dalam kehidupan mereka (ayah, ibu, saudara, pembantu, dll)

1.1. Kisah Penciptaan

1.2. Memelihara Ciptaan - 1

1.3. Memelihara Ciptaan - 2

1.4. Keluargaku

 

 

1.1. KISAH PENCIPTAAN

 

Cara penyampaian Firman Tuhan:

 

Guru menunjukkan pada anak apa saja ciptaan Tuhan itu.

Guru menceritakan secara kronologis Kisah Penciptaan hari 1-6 (dengan disederhanakan, tidak perlu secara rinci mulai hari 1-6, tekankan pada jenis ciptaan yang mudah dikenali anak-anak).,

Usulan penggunaan alat peraga / alat bantu:

Guru membawa sebuah "tas ajaib" (tas plastik / kain / kertas yang besar yang tidak tembus pandang). Di dalam tas tsb terdapat berbagai gambar / foto hasil ciptaan Tuhan. Gambar tsb dapat diklasifikasikan sbb: [1] Benda-benda di langit: matahari, bulan, bintang, [2] Daratan dan lautan: gunung, sungai, pantai, danau, [3] Binatang di darat: anjing, kucing, gajah, jerapah, [4] Binatang di air: ikan, anjing laut, [5] Binatang di udara: kupu, burung [5] Manusia: anak laki dan anak perempuan

Proses pengajaran:

 

Sambil bercerita, guru mengeluarkan gambar tsb satu persatu ATAU

Guru menunjukkan gambar tsb satu per satu dan meminta anak menyebutkan gambar apakah itu ATAU

Guru menunjukkan gambar tsb sambil menyanyikan lagu "Siapa buat … dst" (lihat lagu di atas) ATAU

Guru menyediakan karton / lembaran kertas yang besar, kemudian satu per satu saat gambar dikeluarkan, minta anak untuk menempelkan gambar-gambar tsb pada karton yang tersedia sesuai dengan "tempatnya" (matahari di atas, ikan di dalam laut, gajah di daratan, dsb).

Ide Aktivitas:

 

Mewarna gambar berbagai ciptaan Tuhan (hari pertama, hari kedua, hari ketiga, hari keempat, hari kelima, hari keenam, hari ketujuh dan bumi --> gambar tersedia di Aktifitas Penciptaan)

Menempel gambar alam ciptaan Tuhan. Guru telah menyediakan berbagai gambar untuk ditempel, seperti: matahari, pohon, bunga, kupu, sapi, dsb.

Lihat proses pengajaran poin-4. Tapi perhatikan, bahwa dengan melakukan ini, anak-anak tidak dapat membawa 'hasil karyanya' untuk dibawa pulang.

Penekanan pelajaran-1: Tuhan adalah Pencipta! Hal ini perlu ditekankan, bahkan diulang-ulang pada awal, tengah, maupun di akhir pelajaran.

 

1.2. MEMELIHARA CIPTAAN –1

 

Cara penyampaian Firman Tuhan:

A. Guru menceritakan kehidupan seorang petani / peternak untuk menghasilkan makanan

B. Guru menceritakan dari mana asal makanan

 

Usulan penggunaan alat peraga / alat bantu:

 

Pemutaran film (5-7 menit saja) tentang cuplikan kehidupan keluarga petani / peternak. Beberapa VCD Teletubbies memuat film tsb, misalnya: menggali kentang, memetik buah di kebun, dsb.

Guru membawa berbagai jenis makanan mentah, seperti: wortel, tomat, sawi, kentang, telur, susu, ikan (boleh yang sudah matang, supaya tidak amis baunya).

Guru membawa berbagai jenis peralatan / barang yang berguna bagi petani / peternak, misalnya: keranjang buah yang besar, jala ikan / pancing ikan, ember untuk memerah susu, keranjang untuk mengumpulkan telur ayam, sekop untuk menggali kentang, saringan besar untuk mencuci sayur, dsb.

Guru membawa foto / gambar orang yang sedang bekerja, seperti: menanam padi, berkebun, memerah susu, mengumpulkan telur ayam, memetik buah, nelayan sedang menjala ikan, dsb.

Proses pengajaran:

(lihat poin A&B pada bagian Alternatif Penyampaian Firman Tuhan)

 

Dengan menunjukkan foto / gambar, Guru menceritakan kehidupan seorang petani / peternak (apa saja yang dilakukannya sehari-hari). Misalnya: pagi hari memerah susu, lalu mengumpulkan telur, memberi makan sapi dan ayam, siang menjual telur dan susu ke pasar, sore memetik buah dan sayur, lalu menyiapkan makan malam untuk dimakan bersama seluruh anggota keluarga. Tunjukkan betapa senangnya keluarga petani / peternak itu karena Tuhan menyediakan berbagai sumber makanan bagi mereka.

Guru bermain tebak-tebakan dengan anak: Bagaimana cara mendapatkan ini? Misalnya: guru membawa gambar ikan, tanyakan pada anak bagaimana cara kita menangkap ikan? Apakah menggunakan: ember? Sekop? Jala? Pancing? (sediakan berbagai peralatan tsb di depan kelas). Lanjutkan dengan pertanyaan lainnya: untuk mencuci sayur kita menggunakan apa?

Ide Aktivitas:

 

Mewarna gambar seorang anak dengan sepiring makanan di hadapannya.

Mewarna / menempel gambar sayur-mayur dan buah-buahan

Permainan: memasangkan gambar yang cocok. Misal: ikan dengan jala, sapi perah dengan ember, dsb.

Acara khusus: makan buah bersama. Guru telah menyediakan buah-buahan (sudah dipotong untuk siap dimakan bersama). Alternatif buah: pisang, apel, melon, pepaya. Bisa juga disertai dengan snacks, seperti: kripik kentang / kripik jagung.

Penekanan Pelajaran-2: Tuhan menyediakan berbagai makanan untuk kita semua!

 

1.3. MEMELIHARA CIPTAAN –2

 

Cara Penyampaian Firman Tuhan: Bermain peran (3 tokoh)

Proses pengajaran beserta alat peraga / alat bantu yang diperlukan:

 

Tokoh pertama muncul dengan membawa ember air (watering cane) sambil bernyanyi gembira. Usulan lagu: Siapa buat "bunga" …., Lihat kebunku, penuh dengan bunga …. Guru yang memerankan tokoh ini harus berpenampilan ceria dan riang gembira. Ceritakan pada anak bahwa anda akan menyirami bunga supaya tumbuh dengan baik. Tunjukkan bunga- yang cantik dan berwarna-warni, ceritakan bahwa Tuhan yang menciptakan itu semua dan Tuhan ingin kita memelihara ciptaanNya. Alokasi waktu: 2-3 menit.

Tokoh kedua muncul dengan membawa wortel serta sayuran, sambil menyanyikan lagu: "Kelinciku, kelinciku, kau cantik sekali …." Atau "Siapa buat kelinci? Saya tidak bisa …" Bila memungkinkan bawalah kelinci sungguhan (atau boneka kelinci). Ceritakan pada anak bahwa anda akan memberi makan kelinci karena anda sayang padanya. Sekali lagi tekankan bahwa Tuhan yang menciptakan kelinci dan Tuhan mau kita sayang pada ciptaanNya, dhi. binatang peliharaan. Ajak anak untuk ikut "mengelus" kelinci sebagai tanda sayang. Alokasi waktu: 2-3 menit.

Tokoh ketiga muncul dengan membawa bola dan pentung / raket. Karakter yang hendak ditampilkan adalah: anak yang nakal, seenaknya sendiri, dan kasar. Dengan sengaja, lemparlah bola pada seorang teman (yang diperankan oleh sesama GSM), pukulkan raket pada baby sitter atau pembantu (juga diperankan oleh sesama GSM). Pilih seorang GSM senior untuk menutup cerita dengan "menegur" serta "memberi nasihat" pada tokoh ketiga, bahwa perbuatannya itu tidak baik. Teman, baby sitter, pembantu, adalah manusia ciptaan Tuhan yang harus kita hormati dan perlakukan dengan baik. Tuhan ingin kita mengasihi orang lain dengan menjaga sikap yang sopan dan baik.

Ide Aktivitas:

 

Mewarna gambar 3 tokoh: seorang anak sedang menyiram bunga, seorang anak sedang bermain dengan kelinci / memberi makan kelinci, seorang anak membawa bola dan raket

Memasangkan gambar: bunga dan ember air, kelinci dan wortel, bola dan raket

Penekanan Pelajaran-3: Tuhan ingin kita memelihara semua ciptaanNya, termasuk menghormati orang lain dan bersikap baik padanya.

 

1. 4. KELUARGAKU

 

Lagu:

Yesus di dalam rumahku,

senang-senanglah (3X)

Yesus di dalam rumahku

Senang-senanglah (2X)  When Jesus in the family

happy happy home (3X)

When Jesus in the family

happy happy home (3X) 

 

Cara Penyampaian Firman Tuhan: Bermain rumah-rumahan.

Proses pengajaran dan alat peraga / alat bantu yang digunakan:

 

Guru membawa sebuah rumah-rumahan yang cukup besar (bisa membuat sendiri dari karton yang cukup tebal, ditempel dengan kertas warna yang baik, dan diberi pintu yang bisa dibuka/tutup). Guru juga menyediakan boneka orang-orangan: ayah, ibu, anak, lebih baik bila ada juga nenek, kakek, bayi, dsb. Bila boneka tidak ada, sebagai pengganti Guru bisa menyediakan gambar / foto: seorang ayah, seorang ibu, anak, dst

Guru menceritakan kehidupan sebuah keluarga, sambil memainkan boneka orang-orangan tsb. Misalnya: pagi-pagi sekali boneka ibu bangun dan mempersiapkan makan pagi untuk anak-anaknya (keluarkan perlengkapan mainan masak-masakan, kursi dan meja makan). Guru dapat melibatkan anak (bila jumlah mainan cukup banyak) dengan mengajak mereka: membuat the - beri cangkir dan sendok kecil, memasak telur - beri wajan / panci mainan, dsb. Kemudian, ceritakan bagaimana si ayah bersiap akan berangkat kerja, anak-anak bangun dan bersiap mandi, dst.

Sambil bercerita, Guru juga dapat bertanya pada anak-anak: a] siapa yang membangunkan mereka di pagi hari, b] siapa yang menyiapkan makanan, c] siapa yang memandikan mereka, d] dengan siapa mereka bermain di pagi hari, e] bagi yang sudah bersekolah, siapa yang mengantar mereka, dst dst. Setiap anak menjawab, misal: papa, mama, mbak, suster, opa, oma, dsb Guru mengingatkan anak untuk berterima kasih kepada Tuhan karena Tuhan menyediakan papa, mama, mbak, suster, opa, oma, dsb untuk menemani, menolong, dan menyayangi mereka.

Keterangan: bila memungkinkan, seminggu sebelumnya mintalah anak membawa foto keluarganya masing-masing. Seusai Firman Tuhan, anak dapat menceritakan pada Guru siapa saja orang yang ada di dalam foto tsb.

 

Ide Aktivitas:

 

Menempel/ mewarna gambar-gambar anggota keluarga (ayah, ibu, anak, dsb)

Menceritakan siapa saja orang yang tinggal bersamanya, ATAU bila anak membawa foto keluarga, minta dia menceritakan siapa orang-orang yang ada di dalam foto tsb. Untuk aktivitas ini, lebih baik bila anak dibagi dalam kelompok kecil (3-5 orang) dengan didampingi seorang GSM. Guru juga dapat melibatkan orang tua / pengasuh anak yang menemani anak untuk bercakap-cakap bersama.

Penekanan Pelajaran-4: Berterima kasih kepada Tuhan karena telah memberi ayah, ibu, kakek, nenek, adik kecil, pengasuh, dan orang-orang lain yang mengasihi mereka.

Last Updated ( Friday, 11 January 2008 )
 
< Prev   Next >
© 2012 http://indonesia-educenter.net